jump to navigation

21 Hari Membangun Kebiasaan June 23, 2008

Posted by Muhammad Ismail Faruqi in Iseng.
Tags:
trackback

“Setiap orang punya kebiasaan buruk, dan umumnya mereka tahu kebiasaan buruk macam apa itu dan apa yang perlu dilakukan untuk menghilangkannya,” kata Charles Glover, Direktur pusat kebugaran 20th Services Squadron.

Berdasarkan penelitian ilmiah, butuh 21 hari untuk membangun sebuah kebiasaan. Glover berkata itu adalah jangka waktu yang diperlukan instruktur di pusat kebugarannya untuk membantu orang menciptakan kebiasaan yang sehat, seperti latihan kekuatan, memulai olahraga baru, atau mengikuti kelas aerobik.

Menukar sebuah kebiasaan buruk dengan kebiasaan baik sebenarnya cukup mudah, kata Glover. “Langkah pertama adalah memutuskan apa yang ingin Anda lakukan,” katanya, “Tapi hati-hati dengan keputusan Anda! Jangan ‘menelan’ lebih dari batas kemampuan Anda. Itulah mengapa lebih baik membangun hanya satu kebiasaan dulu dalam satu kali.”

Setelah memutuskan tantangan yang akan Anda lakukan itu, selanjutnya lakukanlah selama 21 hari.

“Semudah itu!” kata Glover.

Trik membangun sebuah kebiasaan adalah dengan cara menukar kebiasaan buruk dengan kebiasaan yang baru. Banyak orang mencoba membentuk kebiasaan baru, tetapi gagal karena mereka tidak mengalokasikan waktu yang dibutuhkan untuk itu. Mereka mencoba menambah sebuah kebiasaan baru ke dalam jadwal rutin mereka yang sudah padat. Contohnya, mereka telah memulai satu kebiasaan selama beberapa hari berturut-turut, tapi kemudian melewati satu atau dua hari karena merasa tidak punya waktu, dan akhirnya menyerah. Padahal, jika saja mereka mau menukar sebuah kebiasaan lama, seperti menonton TV atau menelepon, dengan kebiasaan baru tersebut, mereka tidak akan merasa kekurangan waktu. Dengan demikian, kesuksesan lebih mudah diraih.

Mungkin ada yang bertanya, “Mengapa 21 hari? Apa yang istimewa dari 21 hari?”

Berdasarkan penelitian ilmiah, bila suatu hal dilakukan terus-menerus selama 21 hari, itu akan menjadi bagian dari kehidupan seseorang. Hal ini membuat kita merasa mudah menjalankan suatu kebiasaan baru tanpa harus merasa terpaksa.

“Sekarang, terserah Anda,” kata Glover, “Tukar kebiasaan lama Anda dengan kebiasaan baru selama 21 hari saja, setelah itu Anda akan menemukan diri Anda yang baru.”

*dicopy-paste dari postingan buletin Ahmad Fikri, telah diujicoba selama 14 hari dengan derajat keberhasilan 60% . Not bad. Thank you Fikri :D

Comments»

1. arifromdhoni - June 23, 2008

Kalau permasalahan malas, bagaimana? Harus dimulai dari mana?

2. Muhammad Ismail Faruqi - June 23, 2008

Males apa dulu, rif… harus spesifik… contohnya males kerja? males olahraga?

Btw nggak semua males itu jelek kok… kita2 programmer kan “pemalas”… makanya bikin library dan framework, he2

3. zakiaf - March 5, 2009

males ngapa2in kecuali tidur

4. muslimfisika ITB - September 6, 2009

asw.

wow, a nice blog.

I like this.

salam kenal dan
selamat berkrya lewat tulisan.