jump to navigation

Shuji (Kaligrafi Jepang) June 8, 2007

Posted by Muhammad Ismail Faruqi in Bahasa Jepang, Iseng.
trackback

Yatta! Hari ini, materi les Bahasa Jepang adalah Shuji (kaligrafi huruf Kanji). Karena menarik, saya bahas saja. Seru lho!

Shuji bersama.

Peralatan
Peralatan apa yang dibutuhkan? Kita lihat yuk! Yang pertama adalah kuas. Kuas ini ada yang besar, ada juga yang kecil.

Kuas

Yang kedua, Tinta Cinta… eh Tinta Cina. Yah, kalau ke Jepang namanya tentu saja jadi Tinta Jepang…

Tinta Cina

Yang ketiga, saya tidak tahu namanya tapi fungsinya untuk mewadahi tinta. Yah, kita namakan saja Palet. Meski kalau dilihat bentuknya lebih tepat disebut ulekan sambal…

Tempat Menaruh Tinta

Nah, yang terakhir adalah kertas. Sediakan dua jenis kertas: Yang jelek dan yang bagus. Yang jelek untuk latihan menulis, sedangkan yang bagus untuk tempat menulis karya terbaik. Kalau anda punya uang untuk dibuang, tentu saja anda bisa menggunakan kertas jenis yang bagus untuk latihan…

Kertas

Menggambar dengan Benar
Nah, sekarang cara menggambar Shuji yang benar. Inilah caranya:

Cara menggambar Shuji yang benar.

Pokoknya, posisi kakinya seperti itu. Posisi kuas harus tegak lurus sama permukaan gambar. Banyaknya mata kuas yang dibalur tinta harus 3/4 dari panjang mata kuas. Oh ya, kertas harus ditahan, agar tidak bergeser. Lebih jelasnya seperti ini,

Kertas harus ditahan oleh beban agar tidak bergeser.

Ngomong-ngomong posisi duduk, berikut ini adalah cara duduk yang salah:

Cara duduk Shuji yang salah (1) Cara duduk Shuji yang salah (2)

Mau tahu kesalahan mereka? Kesalahan orang paling kiri adalah menggambar sambil jongkok. Kesalahan orang di tengah adalah: 1) duduk dengan posisi seperti makan nasi bungkus, 2) Menahan kertas dengan jempol kaki. Sedangkan kesalahan orang yang paling kanan adalah berpose dengan narsis…

Hasil
Ok, inilah hasilnya! Di kaligrafi ini tertulis “Dokusho”, yang artinya “hobi baca”.

Hasil Shuji punya Uqi

Keren kan? Atau b-b-b-biasa aja? Kalau belum mencoba saya rasa tidak akan merasakan seninya! (Ceila, blagu amat baru sekali gambar ajah…)

Kata sensei, Shuji bisa dipakai untuk melihat sifat seseorang lho… Entah bagaimana caranya. Tapi melihat sifat seseorang bisa lewat macam-macam kan? Mau lewat kartu, tangan, atau shuji, asalkan kita jago ngomong kan beres.

Ok, terima kasih kepada teman-teman dan Dewi-sensei yang telah menyediakan peralatan (saya memang tidak modal, huhuhu). Tanoshikatta so! BTW ini Dewi-sensei yang mengajari kami kaligrafi Jepang.

Dewi sensei.

Aah, selesai juga posting. Saatnya mengerjakan TA kembali… Doakan saya yah teman-teman? Saya sudah bosan ditanya, “Kapan seminar???” :D

 

 

Comments»

1. Setiadi - June 8, 2007

duduknya keliatan pegel kk.. kenapa harus duduk seperti itu?, yang penting kan tulisannya bagus.. ehehehe :)
gw mah ga kuat duduk kaya gitu lama2, kesemutan kk ;)

2. Muhammad Ismail Faruqi - June 8, 2007

Makanya, doakan saya biar saya lulus Monbusho, pergi ke Jepang, menanyakan pertanyaan itu, dan memberikan jawabannya ke kk, hehe…
Duduk kayak gitu mungkin salah satu “rukun” Shuji ya. Shalat juga ada rukun, ngga hanya nawaitu dan salam kan?
Duduk kayak gitu emang bikin kaki ancur kk, enak kalau ada bantal atau leg protector… :D

3. Petra Novandi - June 8, 2007

おもしろいなあ。。。
Sama Dewi sensei lagi…..
Udah level berapa sih? 7 ya? Sugoi! (baru mo naek level 4 >.

4. apaan - June 10, 2007

makanya, uqi.. TA nya dikerjain, biar cepet kelar..

5. reiSHA - June 11, 2007

Wess, mo ke Jepang toh. Aku juga :)
Les di mana?

6. Tri Aji Nugroho - June 11, 2007

jadi inget film apa ya..
film cina yang pas diserang sama pasukan pemanah
tapi gurunya bilang untuk tetap tekun belajar..

7. Muhammad Ismail Faruqi - June 11, 2007

@Petra: Ah, saya baru level 5…

@apaan: Siap kk… Rabu bimbingan…

@reiSHA: “Mau”? Iya. Doakan agar “mau” menjadi “akan”. Les di BLCI kk.

@Tri Aji: Oh, film itu tea… jadi pengen nonton…

8. Rey zetyadi - September 2, 2007

welle welllheee pd sugoi semua re watashi mo benkyou shitai desu ne.

9. rini - December 7, 2007

boleh dong diajari b. jepang

10. saNO - December 7, 2007

are?!artikelnya kok cuman tentang shuji doang hehehe tambah atuh qi. “baru” level 5 khuhuhu saya aja baru belajar, belajar grammar-belajar baca-belajar ngomong-belajar vocabnya. yah setidaknya bahasa jepang lebih “gampang” daripada bahasa arab :) . uqi les bawa-bawa kamera,hee?! iya dunks ajarin bahasa jepang, agak stress ngerjain TA aku jadi lari ke nihongo benkyo ni T.T

11. Muhammad Ismail Faruqi - December 11, 2007

@rey, rini, sano: les aja…

12. S E R A - February 23, 2008

Wahhhh, jd pengen nyobain nihh.. Enak kali yiia bisa blajr shuji.. Btw, tambahin lagi dong pengalamannnya.. Ato apan ke.. Arigatou..

13. wisnu - March 2, 2008

mau nanya itu les jepang nya cm d bandung ya? d jkt ad gak ya?. soalnya saya lg suka bgt ma smua ( baca: semuanya ) yg berbau jepang. makasih sebelumnya.

14. vina - July 26, 2008

Good job

15. Yha - August 6, 2008

Saya mau tnya tmpat les b.jepang d bandung d daerah mna y?soalnya saya mau les b.jepang

16. Mucha - September 19, 2008

Sumimasen, mau tanya anda les b.Jepang dimana sih?
saya tertarik neh…
oia kira-kira untuk biayanya jg berapa????
Arigatou..

17. Muhammad Ismail Faruqi - September 20, 2008

@ wisnu, Yha, Mucha

Terima kasih… Anda bisa les bahasa jepang di Bandung di UPT Bahasa ITB, UPI, BLCI (dekat Annex ITB), dll. Selamat belajar bahasa jepang…

18. KorrY_ - October 7, 2008

Assalammu’alaikum…
Wuiii…Japan,Tunggulah aQ!!! ^_^
Bismillah…

19. aditya pratama - March 21, 2009

jya,, totemo kirei yo ne……………..

watashi wa shodo wo dekitai desu

ternyata sulit jugha se,, nulis pake fude……..

20. ami - May 29, 2009

gimana tulisan kaligrafinya kalau tuisannya berbuyi ‘koshiroku toku wa hitoranazu kanaratu tonari aru’.

21. abdul aziz - June 2, 2009

saya bekali-kali mencoba bikin kaligrafi bismillahh slalu ada yang miring itu g mana caranya biar saya bisa menggambar kaligrafi yang lurus ………tolong perlihatkan dong contoh kaligafi yang baik